Stabilizer

Selamat datang di Info Stabilizer

Stabilizer Listrik atau Stabilizer Volt ada banyak sebutan untuk pen jual dipasaran atau secara umum disebut : Stavol – Stabilizer Voltage, AVR – Automatic Voltage Regulator, dan ada banyak sekali merek-merek yang beredar di nusantara ini.

Agak sulit untuk dapat menemukan Stabilizer Voltage yang baik dan bermutu jika anda harus berkeliling toko atau berkeliling dunia maya sekalipun, karena informasi yang sangat terbatas serta menghabiskan banyak waktu.

Info stabilizer berusaha memberikan informasi untuk para calon pemakai Stabilizer Listrik agar dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Stabilizer Listrik

Untuk memilih Stabilizer Listrik yang tetpat perlu diperhatikan :

  1. Spesifikasi Teknik yang benar
  2. System Servo Motor atau System Relay ( Sesuai kebutuhan ).
  3. Rentang input Voltage yang luas ( 140 V – 240 V )
  4. Tingkat akurasi output yang tinggi ± 1,5% – 3%
  5. Auto Cut Of  ( over / Low ) Volatage
  6. Auto Windback System ( Soft Start )
  7. Respon Time yang cepat ( Kurang dari 1 detik )
  8. System Dispaly digital
  9. Warning alarm sytem
  10. Sistem Pendingin Otomatis
  11. Servis Center
  12. Outlet Penjualan
  13. Suku Cadang
  14. Garansi Resmi ( Bukan Garansi Toko )
  15. Penjual Resmi ( Distributor )
  16. Multi Proteksi

Ada baiknya dipelajari dari brosur-brosurnya dan jika kurang jelas, mintalah penjelasan dari sales / marketing yang bersangkutan mengenai spesifikasi teknik yang sesungguhnya.

Diantara sekian banyak Stabilizer Listrik yang beredar dipasar Indonesia antara lain :
1. Stabilizer Matsuyama
2. Stabilizer ICA
3. Stabilizer Yoritsu
4. Stabilizer Matsunaga
5. Stabilizer Matsumoto
6. Stabilizer Minamoto
7. Stabilizer Matsusihta
8. Stabilizer Matsuta
9. Dll.

Ada beberapa yang mempunyai Spesifikasi teknik secara lengkap dan bisa kami bantu untuk menyampaikan spesifikasi teknik tersebut. sedangkan yang tidak ada spesifikasi tekniknya bisa dilihat pada website masing-masing produk.

Semoga bermanfaat.

Cara Pasang Stabiliser Listrik

Sebelum memasang Stabiliser Listrik atau Stabilizer Volt yang pertama harus kita ketahui adalah berapa daya listrik yang terpasang ditempat anda dan setelah itu ada baiknya mengetahui berapa tegangan terendah yang terjadi pada beban puncak tegangan listrik di tempat anda, dengan demikian anda dapat menentukan Stabiliser listrik atau Stabilizer Volt yang tepat ditempat anda.

CARA MEMILIH STABILIZER VOLT

Setelah mengetahui dua hal tersebut diatas maka yang selanjutnya adalah memilih Stabilizer Volt yang tepat untuk kondisi di tempat anda, cara memilih Stabilizer Volt atau Stabilizer Listrik yang tepat bisa dilihat dari spesifikasi teknik dari stabilizer Volt atau Stabiliser listrik tersebut.

Yang paling penting ada 2 Hal :

  1. Rentang Input Voltage ( Tegangan input yang mampu diterima Stabiliser listrik ) Stabilizer Volt yang bagus memiliki rentang input voltage 140 V – 240 V.
  2. Maksimum Power Output ( Daya maksimum pada keluaran Stabiliser listrik ) Pada stabiliser listrik yang umum dipasaran memiliki daya maksimum 50% – 80% dari total kapasitas yang tertera atau modelnya, misalkan 5 KVA kalau 50% = 2,5 KVA, atau jika 80% maka daya maksimumnya = 4 KVA.

Stabilizer Volt terbaik memiliki output maksimum mencapai 80%, jika ada penjual dipasaran yang mengatakan bahwa stabilizer Listriknya memiliki output power maksimumnya 100% maka itu adalah bohong belaka atau mungkin sipenjual tidak mengerti sama sekali tentang stabilizer dan Tentang Kelistrikan.

Stabilizer listrik terbaik memiliki rentang input voltage mencapai 100 V – 240 V ,biasanya ini adalah spesifikasi khusus atau model khusus pada salah satu produsen stabilizer listrik atau Stabilizer volt. Biasanya stabilizer Volt jenis ini dipakai pada daerah-daerah yang ekstrem tegangan listriknya.

CARA MENGETAHUI DAYA LISTRIK DIRUMAH

Ada 2 hal dalam melihat daya listrik yang terpasang ditempat anda, Voltage listrik untuk 1 phase adalah 220 V, maka untuk mencari dayanya adalah dengan cara mengalika Volt ( 220 V ) dengan Ampere ( A ), contoh seperti dibawah ini :

  1. Jenis instalasi listrik ditempat anda, apakah 1 Phase atau 3 phase, untuk melihatnya dapat dilihat dengan 2 cara pula, 1. dari jumlah kabel dari tiang listrik ke Box meter PLN, Jika kabel berjumlah 2 , maka instalasi listrik ditempat anda adalah 1 phase, dan jika kabel berjumlah 4 buah maka instalasi listrik anda adalah 3 phase.
  2. Yang kedua adalah mengetahui daya terpasang, saya akan memberikan contoh untuk instalasi listrik 1 phase, Voltage pada listrik 1 phase adalah 220 V, untuk mengetahuinya dengan cara melihat MCB pada meter PLN, biasanya ditunjukan dengan satuan Ampere ( A ), Jika 4 A maka daya anda adalah 4 x 220 = 900 VA , jika 6 A maka 6 x 220 = 1.300 VA, Jika 10 A maka 10 x 220 = 2.200 VA, Jika 16 A maka 16 x 220 = 3.300 VA, Jika 20 A maka 20 x 220 = 4.400 VA dan seterusnya.

Sampai disini anda sudah mulai bisa menghitung dan memilih stabilizer volt yang tepat untuk kebutuhan anda sehingga kerusakan pada stabilizer volt dapat dicegah, serta dapat menghemat anggaran anda karena tidak membeli stabiliser listrik yang berlebihan.

Semoga bermanfaat.

Baca juga :

Manfaat Stabilizer Listrik

Stabilizer Volt

Stabilizer Volt atau banyak sebutan dari para pen jual mengenai alat Stabilizer Listrik ini, AVR – Automatic Voltage Regulator atau Stavolt – Stabilizer Voltage yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik yang turun naik tidak stabil secara otomatis.

Stabilizer Volt ini banyak sekali dijual dipasaran bebas dengan berbagai spesifikasi teknik masing-masing merek yang berbeda-beda, bagi calon pelanggan yang awam mengenai Stabilizer Volt ini pasti akan merasa bingung dalam memilih Stabilizer Listrik  yang tepat dan sesuai dengan kebutuhannya.

Sebenarnya anda tidak perlu bingung mengenai hal ini, anda tinggal menghubungi marketing dari Merek Stabilizer Listrik tersebut untuk bertanya bahkan untuk meminta saran yang terbaik dari mereka mengenai Stabilizer Volt yang akan anda gunakan, para marketing ini rata-rata mengerti teknis mengenai kelistrikan dan dapat memberikan saran yang tepat untuk anda.

stabilizer-volt

Untuk mengetahui sekilas tentang spesifikasi teknik Stabilizer Volt bisa dilihat dibawah ini :

  1. System Servo Motor
  2. Digital Display
  3. Auto Cut Off ( High & Low ) Voltage
  4. Auto Cooling Fan
  5. By Pass Switch
  6. Rentang Input Voltage 140 V – 240 V ( Tengan input dari PLN )
  7. Akurasi stabilisasi +/-2% dari Output ( 220 V +/-2% )
  8. AWBS – Auto Windback System
  9. Efficiency : 98%

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Stabilizer Volt silahkan tekan disini STABILIZER LISTRIK

Baca Juga :

Manfaat Stabilizer Listrik

 

Stabilizer Murah Berkualitas

7 Oktober 2012 27 komentar

Stabilizer Listrik murah berkualitas atas dirancang dengan teknologi tinggi Eropa menggunakan Microprosessor Generasi II, LCD Display yang sangat informatif, dapat mengontrol kerusakan secara mandiri, Record pemakaian Stabilizer dari awal sampai akhir, Power output bekerja 100%. Rentang input Voltage yang sangat lebar mulai dari 100 V – 300 V, dengan tingkat akurasi stabilisasi yang tinggi yaitu ±1,5%  – 3,5%.

Satu-satunya di Indonesia Stabilizer Murah Berkualitas yang canggih dan telah dijual di 5 negara didunia. Dengan 3 model Casing yang unik sehingga dapat disesuaikan dengan desain arsitek rumah anda. Tersedia Floor Type, Wall Type dan Vertical Type.

Servo Motor System :

- Microprocessor control unit
– LCD Display
– Smooth voltage regulation in a wide range
– Protection from voltage surge
– Short circuit protection
– Modern design
– Input Voltage Range 120 V – 275 V
– High accuracy of output voltage ± 1,5%
– Digital temperature control
– Overheating protection

Relay System :

- Relay quantity 5+1
– Accuracy of a output voltage (220 V ± 3,5 %)
– Input Voltage Range 100 V – 300 V
– Current protection
– Identifying and indication of errors
– Informative LCD-display
– Modern design
– Protection against springs of a voltage up to 300 V
– Microprocessor control
– High regulating speed
– Wide input voltage range
– Multistage protection

Untuk mengetahui lebih detail pruduk ini silahkan klik disini

Manfaat Stabilizer Listrik

7 Oktober 2012 114 komentar

Manfaat dan Fungsi Stabilizer Listrik adalah untuk menstabilkan Tegangan Listrik yang naik turun atau tidak stabil. Mengapa tegangan listrik tidak stabil?, banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Seiring dengan perkembangan ekonomi dan teknologi serta pembangunan yang otomatis banyak membutuhkan energi listrik.

Tegangan listrik yang tidak stabil dapat mengganggu kinerja dari peralatan electric dan electronic sehingga tidak dapat bekerja secara maksimal yang tentunya hasil kerja dari peralatan tersebut tidak dapat kita nikmati sebagaimana mestinya. Salah satu contoh misalkan pada AC atau Air Conditioning tidak terasa dingin, padahal penyebabnya bukan karena AC tersebut rusak akan tetapi kompresor AC tersebut tidak dapat bekerja secara maksimal sehingga pengkondisian udara tidak tercapai sebagaimana mestinya.

Tegangan listrik yang semestinya untuk instalasi listrik 1 phase adalah 220 V, seangkan untuk 3 phase 380 V. Jika tegangan listrik ditempat anda kurang dari angka tersebut 10% saja, anda sudah harus menggunakan Stabilizer Listrik untuk menstabilkan tegangan listrik agar kembali normal.

Stabilizer Matsuta

20 Juni 2012 1 komentar

Stabilizer Matsuta Berfungsi untuk menstabilkan tegangan ( voltage ) listrik keluaran
secara terus menerus dan setiap perubahan tegangan akan menggerakan
servo motor secara otomatis cepat tapi terkontrol,

Stabilizer Matsuta kapasitas 250 KVA

Stabilizer Matsumoto

STABILIZER – STAVOLT MATSUMOTO

Waspadai gelombang listrik dan spike!!

Mengapa kita perlu Stabilizer MATSUMOTO? Pada instalasi listrik tertentu banyak yang memiliki listrik yang tidak baik dan tidak stabil. banyak peralatan telah terbakar karena tegangan yang tidak stabil oleh lonjakan listrik. Biaya bulanan untuk operasional akan unexpectable jika kita tidak menyediakan stabilizer untuk peralatan listrik kita. TV, Refridge, Aircon, Lampu, dan peralatan anter akan berada dalam risiko tinggi dan mempersiapkan diri Anda untuk membawa mereka semua ke pusat layanan. Selain Lampu yang akan sering mengubah penyebabnya Burd.

STABILIZER MATSUMOTO KAPASIRAS BESAR :

SATBILIZER MATSUMOTO KAPASITAS KECIL :

Stabilizer ICA

STABILIZER FERRO RESONANT “ICA”

untuk penstabil tegangan arus listrik, sangat cocok digunakan pada daerah-daerah dimana tegangan arus listriknya sering naik turun ( tidak stabil ), yang dapat membahayakan atau merusak peralatan Electronic seperti : Computer-Modem-Medical Equipment-Laboratorium Instrument-Comunication System dan Lain-lain.

Tersedia Kapasitas 1 phasa – 3 phasa dan Type :

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.